Cabdin Bondowoso Dorong Literasi Finansial Pelajar, Program KEJAR Diperkuat di SMAN 1 Bondowoso

Bondowoso – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Bondowoso terus mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang kini telah diikuti lebih dari 600 siswa SMAN 1 Bondowoso.

Program tersebut menjadi bagian dari kegiatan Edukasi Keuangan dan Pembukaan Rekening Simpanan Pelajar dalam rangka Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 di SMAN 1 Bondowoso, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”. Agenda ini mempertemukan unsur pendidikan, pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Jatim untuk memperkuat pemahaman keuangan sejak usia sekolah.

Kasi SMA Cabdin Pendidikan Wilayah Bondowoso, Budi Santoso, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Cabdin menjadi bagian dari dukungan terhadap program yang memberikan akses layanan keuangan formal sekaligus edukasi pengelolaan keuangan bagi pelajar.

Lebih dari 600 siswa SMAN 1 Bondowoso telah memiliki rekening Bank Jatim melalui Program KEJAR. Capaian tersebut menunjukkan bahwa literasi keuangan dapat diterapkan secara langsung melalui lingkungan pendidikan.

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid mengapresiasi kolaborasi antara satuan pendidikan, Cabdin, Bank Jatim, dan OJK dalam memperkenalkan pengelolaan keuangan kepada pelajar.

Menurutnya, kebiasaan menabung sejak sekolah dapat melatih siswa untuk lebih disiplin, hemat, mandiri, dan mampu menentukan prioritas antara kebutuhan dan keinginan.

“Menabung bukan hanya soal menyimpan uang. Dari kebiasaan menabung, anak-anak belajar disiplin, hidup hemat, bertanggung jawab, serta mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan,” ujar Abdul Hamid Wahid.

Ia juga mengingatkan agar kepemilikan rekening tidak sekadar menjadi formalitas. Siswa perlu membangun kebiasaan menabung secara konsisten meski dimulai dari nominal yang kecil.

Program KEJAR menjadi salah satu upaya memperluas akses pelajar terhadap layanan keuangan formal. Bagi lingkungan pendidikan, program ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan pengelolaan keuangan melalui pengalaman langsung.

Selain edukasi dan pembukaan rekening, Bank Jatim memberikan satu unit printer wireless kepada SMAN 1 Bondowoso. Bank Jatim juga menyerahkan beasiswa kepada pelajar sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan.

Kegiatan tersebut turut diisi penampilan siswa SMAN 1 Bondowoso melalui seni tari, pencak silat, dan hadrah. Rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa penguatan literasi finansial dapat berjalan berdampingan dengan pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik.

Bagi Cabdin Pendidikan Wilayah Bondowoso, kolaborasi dengan OJK, Bank Jatim, pemerintah daerah, dan satuan pendidikan menjadi bagian penting dalam memperluas edukasi keuangan di kalangan pelajar.

Literasi finansial diharapkan tidak berhenti pada pemahaman tentang menabung. Pelajar juga perlu memiliki kemampuan mengelola uang, memahami kebutuhan dan keinginan, serta mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Dengan penguatan program tersebut, sekolah di bawah koordinasi Cabdin Pendidikan Wilayah Bondowoso diharapkan semakin aktif membangun kecakapan finansial peserta didik sebagai bagian dari bekal mereka menghadapi masa depan.

Posting Komentar untuk "Cabdin Bondowoso Dorong Literasi Finansial Pelajar, Program KEJAR Diperkuat di SMAN 1 Bondowoso"