BONDOWOSO – Kepala Cabang Dinas
Pendidikan Wilayah Bondowoso, Drs. Slamet Riyadi, M.Pd, mengajak seluruh kepala
satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan PKPLK, baik negeri maupun swasta, untuk
berpartisipasi aktif dalam SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) Award Jawa
Timur 2026.
Ajakan tersebut disampaikan saat Rapat
Koordinasi dan Pembinaan Satuan Pendidikan SMA, SMK, dan PKPLK yang berlangsung
pada Senin (29/6/2026) di Aula SMAN 2 Bondowoso. Kegiatan ini diikuti oleh
kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Bondowoso dan
Situbondo sebagai forum koordinasi sekaligus pembinaan untuk meningkatkan
kualitas penyelenggaraan pendidikan.
Dalam arahannya, Slamet Riyadi
menegaskan bahwa SIKAP Award Jawa Timur 2026 merupakan salah satu program
strategis Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang bertujuan memberikan
apresiasi kepada sekolah-sekolah yang mampu menghadirkan inovasi nyata di
bidang ketahanan pangan melalui pembelajaran dan pengelolaan lingkungan sekolah.
"Program ini bukan sekadar
kompetisi, tetapi menjadi momentum bagi sekolah untuk membangun budaya inovasi,
kemandirian, serta kepedulian terhadap ketahanan pangan yang melibatkan seluruh
warga sekolah," tegasnya.
Ia menjelaskan, penghargaan tersebut
diberikan kepada sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB yang berhasil
mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik inovatif ketahanan pangan.
Berbagai bentuk inovasi dapat dikembangkan sesuai potensi masing-masing
sekolah, mulai dari pemanfaatan lahan sekolah, budidaya tanaman pangan,
hidroponik, aquaponik, peternakan terpadu, pengolahan hasil pertanian, hingga
penerapan teknologi ramah lingkungan yang mendukung keberlanjutan.
Menurutnya, program ini sejalan dengan
upaya membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi
juga memiliki keterampilan hidup, jiwa kewirausahaan, dan kepedulian terhadap
ketahanan pangan sebagai isu strategis masa depan.
Karena itu, Kacabdin Bondowoso mendorong
seluruh sekolah negeri maupun swasta agar segera mempersiapkan diri dan
menyusun program terbaik untuk mengikuti SIKAP Award Jawa Timur 2026.
"Saya berharap seluruh sekolah di
Bondowoso ikut ambil bagian. Tunjukkan berbagai inovasi yang telah dikembangkan
sehingga mampu mengharumkan nama Bondowoso di tingkat Provinsi Jawa
Timur," ujarnya.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan
seluruh satuan pendidikan memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, sekaligus semakin termotivasi
menghadirkan inovasi pembelajaran yang berdampak langsung bagi peserta didik
dan masyarakat.
Partisipasi aktif sekolah dalam SIKAP
Award Jawa Timur 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat
ekosistem pendidikan yang inovatif, produktif, dan berorientasi pada
pembangunan ketahanan pangan berkelanjutan di Jawa Timur.

Posting Komentar untuk "Menuju SIKAP Award Jawa Timur 2026, Kacabdin Bondowoso Tantang Sekolah Berinovasi di Bidang Ketahanan Pangan"